Jennifer Coppen: Kisah Inspiratif Aktris Multitalenta dari Bali 2026

Jennifer Coppen

Jennifer Coppen — nama yang kini tak asing di dunia hiburan Tanah Air. Lahir pada 20 Juli 2001 di Denpasar, Bali, Indonesia, Jennifer adalah aktris, penyanyi, model, dan kreator konten yang telah mencuri perhatian publik sejak remaja. Ia dikenal lewat perannya di berbagai sinetron dan film, serta kepribadiannya yang terus berkembang bersama jutaan pengikut di media sosial.

Awal Kehidupan dan Latar Belakang Keluarga

Awal Kehidupan dan Latar Belakang Keluarga

Jennifer Coppen  lahir dari pasangan Richardo Benito Coppen dan Hotimah Imaniar. Ayahnya adalah penyanyi dangdut keturunan Belanda, sementara ibunya berasal dari Indonesia. Keluarga ini memberi Jennifer darah seni yang kuat, namun hidupnya tidak selalu mulus. Orang tua Jennifer Coppen bercerai saat ia masih muda, dan tragedi lebih besar menimpanya ketika ibunya meninggal dunia pada 2017 akibat kanker serviks stadium akhir. Peristiwa ini terjadi saat Jennifer baru berusia 16 tahun dan menjadi babak yang sangat berat dalam hidupnya Wikipedia.

Peristiwa tersebut bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga membentuk karakter Jennifer. Ia tumbuh dengan rasa tanggung jawab yang besar dan dorongan untuk terus bertahan meskipun menghadapi kesulitan besar.

Debut di Dunia Hiburan

Jennifer memasuki dunia seni peran pada usia yang cukup muda — sekitar 15 tahun, ketika ia mendapatkan peran pertamanya sebagai Cheryl dalam sinetron Romeo & Juminten (2016). Debut itu membuka jalan bagi karier yang lebih luas. Tak lama setelahnya, ia mendapatkan peran yang lebih dikenal di Rohaya & Anwar: Kecil‑Kecil Jadi Manten pada tahun 2017, yang benar‑benar membuat namanya melambung di dunia sinetron Indonesia.

Sejak itu, Jennifer terus menunjukkan bahwa ia bukan sekadar wajah cantik di layar kaca — ia berperan dalam berbagai judul film populer. Beberapa film yang dibintanginya antara lain:

  • Generasi Micin vs Kevin (2018)

  • Tembang Lingsir (2019)

  • Habibie & Ainun 3 (2019)

  • Mekah I’m Coming (2020)

  • Generasi 90an: Melankolia (2020)

  • Akad (2022)

Selain film dan sinetron, Jennifer juga aktif di web series dan projek digital seperti Pretty Little Liars (2020 dan 2022) serta Negeri 5 Menara (2019). Ini membuktikan bahwa ia mampu beradaptasi dalam berbagai format tontonan, dari TV hingga platform online.

Bakat Multitalenta: Musik dan Konten Kreator

Bakat Multitalenta

Jennifer Coppen tidak hanya fokus pada akting. Ia juga pernah merilis beberapa single musik, seperti Friends with Benefit (kolaborasi dengan Rendyapr & Dycal), Moonlight (bersama Bayu Valerinoya), dan Candu tapi Canda (2022) — menunjukkan bahwa ia juga punya sisi musik sebagai sarana berekspresi.

Selain itu, sebagai konten kreator di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, Jennifer Coppen aktif berbagi konten keseharian, fashion, serta perspektif pribadinya tentang kehidupan dan kesehatan mental. Keberaniannya untuk membuka diri dalam hal ini membuat banyak penggemar merasa dekat dan terhubung dengannya secara emosional.

Sorotan Media Sosial dan Kehidupan Pribadi

Jennifer Coppen memiliki pengikut yang besar di Instagram, TikTok, dan platform lainnya. Aktivitasnya di media sosial sering menjadi pembicaraan netizen — baik itu gaya busana, kehidupan sehari‑hari, hingga hubungan pribadi. Salah satu momen yang sempat viral adalah kedekatannya dengan pemain sepak bola Timnas Indonesia Justin Hubner, yang memicu banyak spekulasi dan reaksi netizen hingga kini.

Cinta, Keluarga, dan Tragedi

Pada 2023, Jennifer Coppen berbagi kabar membahagiakan ketika ia melahirkan anak pertamanya, seorang putri bernama Kamari Sky Wassink, pada 28 Agustus 2023. Ia kemudian menikah dengan Yitta Dali Wassink pada 10 Oktober 2023 — hubungan yang awalnya penuh cinta dan harapan.

Namun, kebahagiaan ini tak berlangsung lama. Pada 18 Juli 2024, Dali meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor tunggal di Jalan Sunset Road, Kuta, Bali, ketika Jennifer Coppen tengah menanti ulang tahunnya yang ke‑23. Tragedi ini memberikan luka mendalam bagi Jennifer Coppen sebagai seorang istri dan ibu muda sekaligus menjadi salah satu momen paling sulit dalam hidupnya.

Kematian Dali bukan hanya sekadar berita duka — peristiwa itu menjadi momentum bagi Jennifer Coppen untuk melihat kembali semua prioritasnya. Ia banyak berbicara tentang pentingnya ketangguhan, dukungan keluarga, dan bagaimana ia mencoba menjadi sosok yang kuat demi anaknya.

Tantangan dari Netizen dan Kehidupan Publik

Hidup sebagai public figure tak selalu mudah, dan Jennifer Coppen merasakannya secara langsung. Ia pernah menghadapi serangan hujatan di media sosial sampai akhirnya melaporkan akun yang dianggap mencemarkan namanya ke Polda Bali karena fitnah yang merugikannya. Konflik semacam ini sering bermula dari kesalahpahaman atau kontroversi kecil yang dibesar‑besarkan di dunia maya.

Selain itu, ia pernah mengaku menjadi korban perundungan sejak kecil — mulai dari komentar tentang penampilan hingga berbagai tudingan yang tak berdasar. Semua itu mengajarkan Jennifer Coppen untuk tetap fokus pada apa yang ia yakini benar dan terus maju dalam karier dan kehidupan pribadinya.

Karier, Brand, dan Pendapatan

Seiring berkembangnya kariernya, Jennifer Coppen juga mulai menjalani berbagai bisnis dan kesempatan komersial. Ia memiliki lini produk seperti kosmetik dan terlibat dalam usaha kuliner, serta sering menjadi endorser untuk berbagai brand besar, yang turut memperkuat posisinya sebagai figur publik yang berpengaruh di kalangan anak muda Indonesia.

Tak heran jika kini Jennifer Coppen tidak hanya dipandang sebagai aktris semata, tetapi juga sebagai figur Gen Z yang relevan dan inspiratif — baik dalam hal kreatif, gaya hidup, maupun perjuangannya dalam menghadapi pasang surut kehidupan.

Warisan dan Inspirasi

Jennifer Coppen Coppen bukan hanya nama di layar kaca atau media sosial. Ia adalah simbol ketangguhan generasi muda yang menghadapi masalah keluarga, kehilangan, dan tekanan publik dengan kepala tegak. Keberanian dan keterbukaannya dalam berbagi pengalaman hidup — dari karier hingga kesehatan mental — memberi inspirasi bagi banyak orang, terutama mereka yang mungkin sedang menghadapi fase sulit dalam hidup.

Baca topik seputar : Biography

Kujungi artikel menarik tentang :  Kisah Jessie J: Suara Indah Menuju Kesuksesan Internasional